Kamis, 31 Mei 2012

 

Langkah Membuat Blog pada Blogger atau dikenal dengan Blogspot

Langkah Membuat Blog pada Blogger atau dikenal dengan Blogspot
1. Ketik http://www.blogger.com  pada address bar, tunggu sampai muncul seperti yang dibawah ini

                    
Setelah anda berada pada situs blogger.com, anda akan melihat gambar seperti gambar di atas. Silahkan lakukan langkah-langkah berikut ini :
2. Klik tanda anak panah yang bertuliskan " CREATE YOUR BLOG NOW " Akan muncul sebuah halaman berisi form seperti form pendaftaran e-mail. Isi semua kolom yang ada, dan klik Continue. Lengkapi semua kolom di halaman berikutnya hingga selesai.

3. Isilah email Addres dengan alamat email anda (tentunya yang valid)
4. Tuliskan password yang anda inginkan pada form Enter password
5. Isikan kembali password anda tadi pada form Retype password
6. Isi Display name dengan nama yang ingin anda tampilkan
7. Tulis tulisan yang tertera pada form Word Verification. Beri tanda tik pada kotak di pinggir tulisan I accept the Terms of Service.
8. Klik gambar anak panah yang bertuliskan " CONTINUE "
9. Tuliskan judul blog yang anda inginkan (nanti bisa di rubah lagi) pada form Blog title
1    0. Tulis nama situs anda pada form blog addres (URL)
11. Tulislah tulisan verifikasi yang ditampilkan pada form Word Verification, jika sudah selesai klik gambar panah yang bertuliskan " CONTINUE ".
1   2. Pilihlah gambar (template) yang anda inginkan (nanti bisa di rubah lagi), kemudian klik gambar anak panah yang bertuliskan "CONTINUE"
1   3. Setelah keluar tulisan "your blog has been created". Klik gambar panah bertuliskan "START POSTING". Silahkan anda tuliskan semau anda, jika sudah selesai klik tombol "publish".

d                                                 YANG LEBIH LENGKAP 
                                                       DWONLOAD NYA
                                                             SINI
Share:
 

KONEKSI JARINGAN

Mengetahui Sejarah Internet

Mungkin kedengarannya ‘basi’ kalau kita membahas mengenai internet, sebab sudah banyak yang membahasnya, baik di buku-buku atau situs tertentu, tetapi tidak ada salahnya kan kalau kita sedikit me-review-nya, sebab tidak semua orang tahu mengenai sejarah internet.

Jadi begini ceritanya, internet berasal dari kata Interconnection networking yang mempunyai arti hubungan berbagai komputer dan berbagai tipe (platform) komputer yang membentuk sistem jaringan yang mencakup seluruh dunia dengan melalui jalur telekomunikasi seperti telpon, wireless, bahkan satelit.

Pada tahun 1969, lembaga riset Departemen Pertahanan Amerika atau DARPA (Defence Advance Research Project Agency) mendanai sebuah proyek untuk mengembangkan jaringan komunikasi data antarbeberapa komputer. Pengembangan jaringan tersebut sukses dan melahirkan ARPNet. Pada tahun 1972 organisasi ini kemudian mendemonstrasikan di depan peserta The First International Conference on Computer Communication dengan jaringan yang terpasang sebanyak 40 titik (node).

Sebenarnya, tujuan awal dibangunnya proyek tersebut adalah untuk keperluan militer. Departemen Pertahanan Amerika menggunakannya untuk menghubungkan daerah-daerah yang vital agar bisa terhubung untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan gangguan keamanan lainnya.

Aplikasi internet yang pertama kali ditemukan adalah FTP (File Transport Protocol) yang merupakan sebuah cara yang digunakan untuk mengirimkan atau mentransfer file. Pada tahun 1984 jumlah host di Internet lebih dari 1000 buah. Pada tahun itu pula diperkenalkannya DNS (Domain Name System) yang digunakan untuk mengganti atau mendefinisikan suatu IP (Internet Protocol) agar lebih mudah diingat.

Tahun 1986 lembaga ilmu pengetahuan nasional Amerika Serikat, US NSF (National Science Foundation) mendukung pembuatan jaringan TCP/IP yang didanai organisasi NSFNet. Jaringan ini digunakan untuk menghubungkan beberapa komputer dan memungkinkan terhubungnya universitas-universitas di Amerika Serikat dengan kecepatan sebesar 56 Kbps. Jaringan ini menjadi embrio berkembangnya internet sampai saat ini.

Pada tahun 1987 berdirilah sebuah ISP (Internet Service Provider) yang diberi nama UUNet yang pada saat itu merupakan provider utama Internet. Pada tahun 1995 perkembangan Internet semakin meluas, hal ini ditandai dengan hadirnya penyedia jasa internet (ISP). NSFnet yang telah lama menjadi tulang punggung internet kembali menjadi jaringan untuk keperluan riset. Karena perubahan ini, lalu lintas data yang melalui Amerika dialihkan ke jaringan tulang punggung penyedia jasa internet. Sementara itu NSFnet mengembangkan jaringan berkecepatan sangat tinggi yang menghubungkan lima pusat komputer super. Jaringan tersebut diberi nama VBNS (Very High Speed Backbone Network Service) dengan kecepatan 622 Mbps (OC-12).

Seiring berjalannya waktu, aplikasi internet semakin bertambah dengan diciptakannya WAIS (Wide Area Information Servers), Gopher, dan WWW (World Wide Web).


Jenis-jenis Koneksi Internet

Koneksi internet yang digunakan oleh setiap pengguna tentunya berbeda-beda, sesuai kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Kalau kita kelompokkan, koneksi internet yang digunakan terdiri dari dua jenis, yaitu koneksi internet dengan menggunakan kabel dan nirkabel (wireless).

Koneksi Internet Kabel
Dial-up
Merupakan koneksi yang memanfaatkan jalur telepon (telpon rumah), dengan cara menghubungi nomor telpon khusus agar bisa digunakan untuk berinternet. Koneksi dial-up memang jauh lebih lambat dibandingkan dengan koneksi internet lainnya, kecepatan maksimum yang didapat hanya sekitar 56 Kbps, kecepatan tersebut bahkan bisa lebih parah pada kondisi-kondisi-kondisi tertentu, seperti pada siang hari dimana traffic pengguna telpon sedang meningkat. Selain itu, biaya koneksinya juga masih relatif mahal (10x10 = cpe dech..)


ADSL
ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line) merupakan koneksi internet broadband yang cepat dibandingkan dengan koneksi dial-up, GPRS, atau CDMA. ADSL/DSL memiliki kecepatan transfer besar karena menggunakan jalur pita yang lebar.

Teknologi ADSL memberikan kecepatan transfer data yang berbeda antara proses pengiriman data (upload) dan penerimaan data (download), untuk mengikat keduanya maka digunakan istilah Asymmetric untuk teknologi ini. ADSL mampu mengirimkan data yang besar, yaitu sekitar 1,5 Mbps sampai 8 Mbps untuk downstream (dari sentral ke pelanggan) dan 16 Kbps sampai 640 Kbps untuk arah upstream (dari pelanggan ke sentral).

Internet Cabel
Internet cabel sebenarnya pada awalnya ditujukan untuk konsumen yang membutuhkan tayangan televisi luar negeri yang berkualitas, tetapi karena kebutuhan internet juga banyak, maka layanan ini juga menyediakan akses internet.

Teknologi ini bekerja dengan memindahkan sinyal-sinyal radio yang biasa di-broadcast di udara menjadi berbentuk sinyal-sinyal yang dapat dilewatkan di dalam bungkusan kabel coaxial.

Koneksi Internet Nirkabel (Wireless)
Koneksi internet nirkabel atau wireless adalah koneksi internet yang memanfaatkan gelombang radio (elektromagnetik) sebagai pengantarnya dan bekerja pada frekuensi yang tinggi yaitu 11-54 Mbps, sangat jauh berbeda dengan koneksi dial-up. Koneksi internet nirkabel wireless memang memiliki keunggulan dari segi kecepatan, tetapi memiliki masalah dengan cuaca, sebab jika cuaca sedang mendung, hujan, atau banyak angin, maka akses internet bisa menjadi lambat.

Seiring dengan kebutuhan akses internet yang cepat, maka penggunaan teknologi wireless atau media nirkabel sangat dibutuhkan. Untuk itu layanan wireless broadband adalah salah satu dari beberapa layanan yang dapat memenuhi seluruh kebutuhan akses internet perusahaan besar dengan koneksi yang tidak terbatas (unlimited). Koneksi internet wireless broadband menggunakan radio link untuk menghubungkan satu kantor atau gedung dengan yang lain. Jika bukan berupa gedung tinggi, maka akan dipasang tower agar bisa menjangkau BTS yang terdekat. Keuntungan menggunakan koneksi internet wireless broadband diantaranya:

1.    Akses internet cepat bisa mencapai 11 Mbps.
2.    Teknologi mudah untuk diterapkan.
3.    Biaya masih terjangkau.
4.    Instalasi yang mudah.

Selain itu, kita juga mengenal internet wireless yang disediakan oleh operator seluler yang biasa kita kenal dengan GPRS atau General Packet Radio System. GPRS merupakan teknologi 2G yang saat ini banyak digunakan oleh operator seluler dan merupakan cikal-bakal lahirnya teknologi 3G yang penggunaannya belum merata.

Koneksi internet GPRS dari segi kecepatasn memang jauh berbeda dengan koneksi internet wireless broadband, dimana kecepatan yang didapat untuk GPRS hanya 115,2 Kbps. Teknologi GPRS memang menjadi pilihan alternatif, terutama bagi masyarakat yang lokasinya tidak bisa dijangkau akses internet tetapi masih bisa dijangkau oleh jaringan seluler.


Terakhir diubah oleh Mandeg87 tanggal 18/4/2010, 12:31 am, total 2 kali diubah

Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://www.makangpuji.co.cc

Mandeg87

http://r14.imgfast.net/users/1415/21/46/52/avatars/22-63.jpg

Jumlah posting: 16
Join date: 08.04.10
Lokasi: breakdown

http://illiweb.com/fa/empty.gif
PostSubyek: Re: [share] Tentang koneksi internet   http://hitskin.com/themes/13/88/52/i_icon_minitime.gif17/4/2010, 11:59 pm

Penyebab Lambatnya Koneksi Internet

Lambatnya koneksi internet sebenarnya disebabkan oleh beberapa faktor, utamanya adalah kapasitas bandwidth yang diberikan oleh ISP (Internet Service Provider) pada setiap pengguna berbeda, misalnya saja layanan internet Speedy memberikan 384 kbps pada penggunanya (katanya sudah ditingkatkan Very Happy), tentunya berbeda jika Anda menggunakan dial-up internet yang memiliki kecepatan 56 kbps atau koneksi GPRS 115,2 kbps. Tetapi ada beberapa faktor lain yang menyebabkan koneksi internet bisa menjadi lambat, diantaranya sebagai berikut:

Faktor Alam
Penyebab lambatnya koneksi internet yang disebabkan oleh faktor alam bisa dirasakan oleh para pengguna internet nirkabel (tanpa kabel) alias wireless, misalnya saja cuaca yang mendung, hujan, angin kencang, atau terhalang oleh pegunungan. Bukan saja koneksi internet yang lambat, tetapi terkadang tidak bisa diakses sama sekali. Hal ini disebabkan karena terhalangnya data yang dikirim oleh ISP (Internet Service Provider) pada perangkat wireless yang Anda miliki, sehingga terjadinya lost atau data yang hilang. Pengguna internet wireless bisasanya menerima koneksi internet dengan baik pada saat cuaca cerah atau pada malam hari.

Busy Traffic
Jika Anda menggunakan koneksi internet dengan menggunakan IP yang ‘keroyokan’, tentunya jika digunakan bersama-sama dalam waktu bersamaan akan terasa lambat dan lelet, apalagi jika komputer yang digunakan juga ikut-ikutan lelet (cuape dech Very Happy). Busy Traffic terjadi karena ISP (Internet Service Provider) mengirim dan menerima data dalam jumlah yang besar secara bersamaan, apalagi jika konten yang diakses membutuhkan resource yang besar.

IP Conflick
IP Conflick bisa terjadi karena disebabkan adanya nomer IP yang digunakan sama, sehingga terjadi konflik (kaya lagi ribut aj Very Happy). Hal ini biasa terjadi pada komputer yang terhubung dalam jaringan, semisal warnet atau kantor, tetapi ini akan mudah diatasi dengan mengubahnya dengan IP yang berbeda.

Perangkat keras yang digunakan
Hal yang mungkin bisa mempengaruhi lambatnya koneksi internet adalah perangkat keras pada PC yang digunakan, jika perangkat keras yang digunakan berspesifikasi rendah maka akan berimbas pada lambatnya suatu web untuk diakses. Selain perangkat keras pada PC, hal lain yang mempengaruhi adalah perangkat untuk konektivitas internet itu sendiri, misalnya antena wireless, modem yang digunakan, bluetooth, dan masih banyak lagi.

Kabel dan konektor yang digunakan
Hal ini biasanya disebabkan kualitas kabel yang sudah uzur (kesannya tua banget), baik pada kabel telpon atau kabel jaringan (LAN). Hal lainnya yaitu terjadinya pengendoran antara kabel dan konektor yang digunakan (RJ 45), ini biasanya disebabkan karena ketidaksempurnaan dalam proses cripping (penyatuan kabel dan konektor), juga adanya kabel yang terjepit, terlipat, atau tidak terhubung dengan baik pada PC.

Browser yang digunakan
Browser yang digunakan sebenarnya bisa berpengaruh pada cepat atau lambatnya suatu situs untuk diakses. Beberapa browser yang sering digunakan untuk mengakses internet, diantaranya Internet Explorer, Mozilla Firefox, Opera, Safari, Flock, Netscafe, dan masih banyak lagi. Jika Anda memiliki koneksi yang lambat, jangan harap bisa membuka situs menggunakan Internet Explorer, sebagai alternatif, Anda bisa menggunakan Firefox, Opera atau Safari yang diklaim sebagai browser tercepat.

Virus dan Spyware
Virus dan spyware adalah ancaman yang berbahaya bagi PC Anda. Selai bisa merusak data-data penting, virus dan spyware juga mengganggu traffic internet sehingga aksesnya menjadi lambat. Walaupun Anda memiliki koneksi yang cepat, tetapi dengan masuknya virus atau spyware, koneksi internet akan lambat. Untuk itu, jika ada ancaman virus dan spyware di PC segeralah untuk melakukan antisipasi.

Coverage Area
Coverage Area biasanya adalah cakupan wilayah yang bisa dijangkau oleh internet, biasanya jika coverage-nya lemah maka koneksi yang didapat tidak terlalu cepat.


Bagaimana Mengoptimalkan Koneksi Internet?

Bagaimana mengoptimalkan koneksi internet? Sebuah pertanyaan klasik sering ditanyakan oleh para pemilik koneksi internet yang lambat. Mungkin kalau di internet sering kita lihat adanya “trik mempercepat koneksi internet”. Apa benar bisa dipercepat koneksinya? Secara notabene setiap ISP memberikan batasan bandwidth berbeda, ada yang 3 Mbps, 1 Mb, 384 Kbps, 230,4Kbps, 115 Kbps, dan 56 Kbps.

Kecepatan bandwidth 3 Mb tentu berbeda dengan kecepatan 115,2 Kbps, tentunya yang lebih cepat adalah yang 3 Mbps. Mungkin yang menjadi keinginan setiap pemilik koneksi internet 115,2 Kbps adalah kecepatannya bisa setara dengan koneksi internet 3 Mbps, hal tersebut tentu tidak mungkin (ibaratnya semut bercita-cita jadi gajah ya nggak mungkin, kecuali ada keajaiban Smile).

Mengoptimalkan koneksi internet memiliki pengertian agar koneksi internet bisa berjalan secara lebih baik, maksimal, terasa lebih cepat walaupun tidak secara signifikan. Untuk mengoptimalkan koneksi internet ada beberapa cara yang bisa ditempuh, mulai dari penggunaan perangkat yang digunakan, software tweak internet, browser yang digunakan, tweak registry, dan plugin tertentu.

Perangkat yang digunakan
Konektivitas internet yang digunakan setiap orang tentu saja berbeda, ada yang menggunakan modem internal yang terpasang di PC, modem external, ethernet, wifi, bluetooth dan masih banyak lagi. Pemilihan prangkat internet yang tepat tentu akan memberikan sedikit optimalisasi, misalnya saja mengganti modem yang lawas dengan modem baru yang lebih baik (kalau memang punya uang lebih).

Software tweak internet
Software tweak internet umumnya digunakan untuk mengoptimalisasi perangkat yang ada dalam PC, seperti untuk men-tweak modem agar bisa bekerja lebih optimal dari setting standardnya, tweak sistem operasi yang berhubungan dengan koneksi internet agar bisa berjalan optimal, dan mengompresi data HTML agar ukurannya bisa menjadi lebih kecil.

Browser yang digunakan
Jika Anda memiliki koneksi yang lambat sebaiknya gunakan browser yang mampu merender halaman secara cepat, misalnya Firefox, Opera, atau Safari. Firefox bisa dipadukan dengan Add-ons Fasterfox dan Ad-block sehingga bisa berjalan secara optimal, tetapi Firefox membutuhkan memori yang besar sehingga dibutuhkan performa komputer yang baik pula.

Tweak registry
Tweak registry bisa juga digunakan terhadap beberapa parameter yang berhubung dengan koneksi internet, dengan demikian koneksi bisa menjadi lebih optimal.


Trik Berinternet Hemat

Bagi Anda pecandu internet tentunya akan banyak menghabiskan waktu dan uang untuk bisa berinternet, entah di warnet, café, atau berlangganan internet tiap bulan pada ISP. Hal ini tidak menjadi masalah bagi sebagian orang. Lalu bagaimana dengan Anda yang suka berinternet dengan koneksi GPRS, dial-up, atau orang yang suka berhemat dalam berinternet? Berikut ini langkah-langkah yang biada Anda terapkan untuk berhemat dalam berinternet.

Buat daftar apa yang hendak dicari dari internet
Banyak yan terkadang lupa waktu (asal jangan lupa diri saja Very Happy) saat surfing, sehingga tujuan utama yang dia cari justru tidak ditemukan, mungkin tidak masalah jika Anda berlangganan internet unlimited tiap bulan, tapi yang memiliki koneksi terbatas (berdasarkan jatah quota) tentu biayanya membengkak (bak gajah sedang bunting Very Happy).

Untuk itu, buatlah sebuah catatan kecil (bisa menggunakan notepad) untuk membuat daftar situs apa saja yang hendak dikunjungi, informasi apa saja yang hendak dicari, beberapa lama kira-kira mengakses internet dan hal penting lainnya. Dengan demikian Anda bisa mengontrol pengeluaran uang atau juga quota akses internet supaya tidak membengkak. Kelihatannya memang narsis, tapi apa boeh buat, namanya juga mau berhemat. Betul tidak?

Gunakan add-ons Adblock Plus untuk Firefox
Adblock Plus adalah add-ons yang bisa Anda gunakan untuk memblok iklan atau banner yang biasanya menggunakan flash, dengan demikian akses suatu situs bisa menjadi lebih cepat. Perlu Anda ketahui file flash akan lebih lama proses rendernya daripada teks atau gambar biasa. Cara seperti ini sangat cocok bagi yang berinternet menggunakan volume base atau memiliki jatah kuota sebab bisa menghemat bandwidth.

Nonaktifkan gambar
Jika Anda menggunakan internet hanya untuk mencari informasi teks, maka Anda bisa menonaktifkan fasilitas gambar, bisa diatur dari menu Options yang ada di browser. Dengan cara seperti itu suatu web bisa diakses dengan cepat dan tentunya bisa menghemat loading suatu web.

Gunakan blog editor offline
Jika Anda seorang blogger dan sering menulis postingan, maka bisa menggunakan layanan blog editor offline. Dengan demikian Anda tetap bisa menulis blog berapa pun banyaknya walaupun tidak sedang online. Nantinya Anda tinggal mem-publish saja postingan yang sudah dibuat kapanpun Anda mau. Lebih hemat bukan? Blog editor yang bisa Anda gunakan diantaranya Windows Live Writter, Post2Blog, dan banyak lagi.

Gunakan Download Manager
Jika Anda mau berhemat tetapi tetap ingin men-download, maka hal tersebut bisa dilakukan, asalkan jangan menggunakan cara download bawaan dari browser sebab prosesnya bisa memakan waktu lama dan jika koneksi terputus maka prosesnya tidak bisa dilanjutkan lagi. Untuk itu gunakan program download manager, seperti Download Accelerator Plus, FlashGet, Free Download Maneger, Internet Download Manager, dan masih banyak lagi. Selain prosesnya bisa menjadi lebih cepat, download manager juga mendukung resume yang memungkinkan proses download bisa diulang tanpa harus memulainya dari awal lagi.

Matikan fasilitas automatic update
Windows memiliki fasilitas automatic update, matikan saja fasilitas ini jika Anda memang tidak ingin meng-updat-nya. Lumayanlah untuk menghemat kuota bandwidth yang terbatas. Hal ini berlaku juga untuk program lain yang memiliki fasilitas auotomatic update seperti anti virus, adobe pdf, dan masih banyak lagi.

Matikan modem jika tidak digunakan
Jika Anda mematikan koneksi internet, jangan lupa juga untuk mematikan modem yang digunakan, sebab ada beberapa modem ADSL yang berjalan secara otomatis menghitung bandwidth (istilahnya session) padahal kita tidak sedang browsing.

Gunakan jam malam
Jika Anda pengguna internet rumahan ada baiknya menggunakan internet pada malam, sebab pada waktu tersebut traffic internet tidak sibuk, makanya akses internet bisa berjalan secara cepat dan tidak menunggu waktu yang lama untuk menampilkan situs. Sayangnya akse internet tidak seperti nelpon yang biayanya bisa 1 rupiah per menit dari jam 12.00-06.00 pagi (korban iklan nie Smile).

Membatasi akses internet
Jika koneksi internet yang digunakan memang terbatas hanya untuk menunjang perkerjaan Anda, ada baiknya membatasi akses internet agar tidak digunakan oleh orang lain, misalnya saja dengan memberikan password pada PC, memasang aplikasi untuk membloking situs atau proteksi lainnya. Sedikit pelit tidak masalah kan? Namanya juga mau berhemat, apa boleh buat.

Cara di atas adalah memang khusus untuk kita yang ingin berhemat dalam berinternet, tentu semua hal di atas tidak akan semuanya berlaku jika memang Anda memiliki koneksi yang cepat dan tidak terbatas (unlimited). Sebenarnya ada kok cara yang bisa digunakan untuk bisa berinternet sepuasnya, cara pertama adalah dengan menjadi operator warnet, cara kedua bekerja di ISP, cara ketiga pacarin tuh pemilik warnetnya, kalau perlu ajak nikah (just kidding Twisted Evil ).



                                    YANG PENGEN LEBIH LENGKAP 
                                                 DWONLOAD NYA
                                                          SINI
Share:
 

JARINGAN

JARINGAN


Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan. Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel atau tanpa kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan bersama-sama menggunakan hardware/software yang terhubung dengan jaringan. Setiap komputer, printer atau periferal yang terhubung dengan jaringan disebut node.Sebuah jaringan komputer dapat memiliki dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node.
Daftar Isi:
SEJARAH JARINGAN KOMPUTER
    Konsep jaringan komputer lahir pada tahun 1940-an di Amerika dari sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Harvard University yang dipimpin profesor H. Aiken. Pada mulanya proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Untuk mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang waktu kosong dibuatlah proses beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah komputer dengan dengan kaidah antrian.
    Ditahun 1950-an ketika jenis komputer mulai membesar sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer mesti melayani beberapa terminal (lihat Gambar 1) Untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System), maka untuk pertama kali bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah host komputer. Dalam proses TSS mulai nampak perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri.


    Memasuki tahun 1970-an, setelah beban pekerjaan bertambah banyak dan harga perangkat komputer besar mulai terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep proses distribusi (Distributed Processing). Seperti pada Gambar 2, dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap host komputer. Dala proses distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam antara teknologi komputer dan telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan, semua host komputer wajib melayani terminal-terminalnya dalam satu perintah dari komputer pusat.


    Selanjutnya ketika harga-harga komputer kecil sudah mulai menurun dan konsep proses distribusi sudah matang, maka penggunaan komputer dan jaringannya sudah mulai beragam dari mulai menangani proses bersama maupun komunikasi antar komputer (Peer to Peer System) saja tanpa melalui komputer pusat. Untuk itu mulailah berkembang teknologi jaringan lokal yang dikenal dengan sebutan LAN. Demikian pula ketika Internet mulai diperkenalkan, maka sebagian besar LAN yang berdiri sendiri mulai berhubungan dan terbentuklah jaringan raksasa WAN.
JENIS JARINGAN KOMPUTER
Secara umum jaringan komputer dibagi atas lima jenis, yaitu;
1. Local Area Network (LAN)
Local Area Network (LAN), merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (misalnya printer) dan saling bertukar informasi.

2. Metropolitan Area Network (MAN)
Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.

3. Wide Area Network (WAN)
Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai.

4. Internet
Sebenarnya terdapat banyak jaringan didunia ini, seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda. Orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya.
Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang seringkali tidak kampatibel dan berbeda. Biasanya untuk melakukan hal ini diperlukan sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut dengan internet.

5. Jaringan Tanpa Kabel
Jaringan tanpa kabel merupakan suatu solusi terhadap komunikasi yang tidak bisa dilakukan dengan jaringan yang menggunakan kabel. Misalnya orang yang ingin mendapat informasi atau melakukan komunikasi walaupun sedang berada diatas mobil atau pesawat terbang, maka mutlak jaringan tanpa kabel diperlukan karena koneksi kabel tidaklah mungkin dibuat di dalam mobil atau pesawat. Saat ini jaringan tanpa kabel sudah marak digunakan dengan memanfaatkan jasa satelit dan mampu memberikan kecepatan akses yang lebih cepat dibandingkan dengan jaringan yang menggunakan kabel.

MODEL REFERNSI OSI DAN STANDARISASI
    Untuk menyelenggarakan komunikasi berbagai macam vendor komputer diperlukan sebuah aturan baku yang standar dan disetejui berbagai fihak. Seperti halnya dua orang yang berlainan bangsa, maka untuk berkomunikasi memerlukan penerjemah/interpreter atau satu bahasa yang dimengerti kedua belah fihak. Dalam dunia komputer dan telekomunikasi interpreter identik dengan protokol. Untuk itu maka badan dunia yang menangani masalah standarisasi ISO (International Standardization Organization) membuat aturan baku yang dikenal dengan nama model referensi OSI (Open System Interconnection). Dengan demikian diharapkan semua vendor perangkat telekomunikasi haruslah berpedoman dengan model referensi ini dalam mengembangkan protokolnya.
    Model referensi OSI terdiri dari 7 lapisan, mulai dari lapisan fisik sampai dengan aplikasi. Model referensi ini tidak hanya berguna untuk produk-produk LAN saja, tetapi dalam membangung jaringan Internet sekalipun sangat diperlukan. Hubungan antara model referensi OSI dengan protokol Internet bisa dilihat dalam Tabel 1.
Tabel 1. Hubungan referensi model OSI dengan protokol Internet
MODEL OSI
TCP/IP
PROTOKOL TCP/IP
NO.
LAPISAN
NAMA PROTOKOL
KEGUNAAN
7
Aplikasi
Aplikasi
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)
Protokol untuk distribusi IP pada jaringan dengan jumlah IP yang terbatas
DNS (Domain Name Server)
Data base nama domain mesin dan nomer IP
FTP (File Transfer Protocol)
Protokol untuk transfer file
HTTP (HyperText Transfer Protocol)
Protokol untuk transfer file HTML dan Web
MIME (Multipurpose Internet Mail Extention)
Protokol untuk mengirim file binary dalam bentuk teks
NNTP (Networ News Transfer Protocol)
Protokol untuk menerima dan mengirim newsgroup
POP (Post Office Protocol)
Protokol untuk mengambil mail dari server
SMB (Server Message Block)
Protokol untuk transfer berbagai server file DOS dan Windows
6
Presentasi
SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)
Protokol untuk pertukaran mail
SNMP (Simple Network Management Protocol)
Protokol untuk manejemen jaringan
Telnet
Protokol untuk akses dari jarak jauh
TFTP (Trivial FTP)
Protokol untuk transfer file
5
Sessi
NETBIOS (Network Basic Input Output System)
BIOS jaringan standar
RPC (Remote Procedure Call)
Prosedur pemanggilan jarak jauh
SOCKET
Input Output untuk network jenis BSD-UNIX
4
Transport
Transport
TCP (Transmission Control Protocol)
Protokol pertukaran data berorientasi (connection oriented)
UDP (User Datagram Protocol)
Protokol pertukaran data non-orientasi (connectionless)
3
Network
Internet
IP (Internet Protocol)
Protokol untuk menetapkan routing
RIP (Routing Information Protocol)
Protokol untuk memilih routing
ARP (Address Resolution Protocol)
Protokol untuk mendapatkan informasi hardware dari nomer IP
RARP (Reverse ARP)
Protokol untuk mendapatkan informasi nomer IP dari hardware
2
Datalink
LLC
Network Interface
PPP (Point to Point Protocol)
Protokol untuk point ke point
SLIP (Serial Line Internet Protocol)
Protokol dengan menggunakan sambungan serial
MAC
Ethernet, FDDI, ISDN, ATM
1
Fisik
Standarisasi masalah jaringan tidak hanya dilakukan oleh ISO saja, tetapi juga diselenggarakan oleh badan dunia lainnya seperti ITU (International Telecommunication Union), ANSI (American National Standard Institute), NCITS (National Committee for Information Technology Standardization), bahkan juga oleh lembaga asosiasi profesi IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) dan ATM-Forum di Amerika. Pada prakteknya bahkan vendor-vendor produk LAN bahkan memakai standar yang dihasilkan IEEE.Kita bisa lihat misalnya badan pekerja yang dibentuk oleh IEEE yang banyak membuat standarisasi peralatan telekomunikasi seperti yang tertera pada Tabel 2.
Tabel 2. Badan pekerja di IEEE
WORKING GROUP
BENTUK KEGIATAN
IEEE802.1
 Standarisasi interface lapisan atas HILI (High Level Interface) dan Data Link termasuk
 MAC (Medium Access Control) dan LLC (Logical Link Control)
IEEE802.2
 Standarisasi lapisan LLC
IEEE802.3
 Standarisasi lapisan MAC untuk CSMA/CD (10Base5, 10Base2, 10BaseT, dll.)
IEEE802.4
 Standarisasi lapisan MAC untuk Token Bus
IEEE802.5
 Standarisasi lapisan MAC untuk Token Ring
IEEE802.6
 Standarisasi lapisan MAC untuk MAN-DQDB (Metropolitan Area Network-Distributed
 Queue Dual Bus.)
IEEE802.7
 Grup pendukung BTAG (Broadband Technical Advisory Group) pada LAN
IEEE802.8
 Grup pendukung FOTAG (Fiber Optic Technical Advisory Group.)
IEEE802.9
 Standarisasi ISDN (Integrated Services Digital Network) dan IS (Integrated Services ) LAN
IEEE802.10
 Standarisasi masalah pengamanan jaringan (LAN Security.)
IEEE802.11
 Standarisasi masalah wireless LAN dan CSMA/CD bersama IEEE802.3
IEEE802.12
 Standarisasi masalah 100VG-AnyLAN
IEEE802.14
 Standarisasi masalah protocol CATV

TOPOLOGI JARINGAN KOMPUTER
    Topologi adalah suatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya sehingga membentuk jaringan. Cara yang saat ini banyak digunakan adalah bus, token-ring, star dan peer-to-peer network. Masing-masing topologi ini mempunyai ciri khas, dengan kelebihan dan kekurangannya sendiri.
  1. Topologi BUS

Topologi bus terlihat pada skema di atas. Terdapat keuntungan dan kerugian dari tipe ini yaitu:
Keuntungan:                              Kerugian:
- Hemat kabel                            - Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
- Layout kabel sederhana           - Kepadatan lalu lintas
- Mudah dikembangkan              - Bila salah satu client rusak, maka jaringan tidak bisa berfungsi.
                                                - Diperlukan repeater untuk jarak jauh
  1. Topologi TokenRING
Topologi TokenRING terlihat pada skema di atas. Metode token-ring (sering disebut ring saja) adalah cara menghubungkan komputer sehingga berbentuk ring (lingkaran). Setiap simpul mempunyai tingkatan yang sama. Jaringan akan disebut sebagai loop, data dikirimkan kesetiap simpul dan setiap 
informasi yang diterima simpul diperiksa alamatnya apakah data itu untuknya atau bukan. Terdapat keuntungan dan kerugian dari tipe ini yaitu:
Keuntungan:                              Kerugian:
- Hemat kabel                            - Peka kesalahan
                                                - Pengembangan jaringan lebih kaku
  1. Topologi STAR

Merupakan kontrol terpusat, semua link harus melewati pusat yang menyalurkan data tersebut kesemua simpul atau client yang dipilihnya.Simpul pusat dinamakan stasium primer atau server dan lainnya dinamakan stasiun sekunder atau client server.Setelah hubungan jaringan dimulai oleh server maka setiap client server sewaktu-waktu dapat menggunakan hubungan jaringan tersebut tanpa menunggu perintah dari server. Terdapat keuntungan dan kerugian dari tipe ini yaitu:
Keuntungan:
- Paling fleksibel                      
- Pemasangan/perubahan stasiun sangat mudah dan tidak mengganggu bagian jaringan lain
- Kontrol terpusat
- Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan
- Kemudahaan pengelolaan jaringan
Kerugian:
- Boros kabel                     
- Perlu penanganan khusus
- Kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis
  1. Topologi Peer-to-peer Network
Peer artinya rekan sekerja. Peer-to-peer network adalah jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer (biasanya tidak lebih dari 10 komputer dengan 1-2 printer).Dalam sistem jaringan ini yang diutamakan adalah penggunaan program, data dan printer secara bersama-sama. Pemakai komputer bernama Dona dapat memakai program yang dipasang di komputer Dino, dan mereka berdua dapat mencetak ke printer yang sama pada saat yang bersamaan.
Sistem jaringan ini juga dapat dipakai di rumah. Pemakai komputer yang memiliki komputer ‘kuno’, misalnya AT, dan ingin memberli komputer baru, katakanlah Pentium II, tidak perlu membuang komputer lamanya. Ia cukup memasang netword card di kedua komputernya kemudian dihubungkan dengan kabel yang khusus digunakan untuk sistem jaringan. Dibandingkan dengan ketiga cara diatas, sistem jaringan ini lebih sederhana sehingga lebih mudah dipelajari dan dipakai.

ETHERNET
    Ethernet adalah sistem jaringan yang dibuat dan dipatenkan perusahaan Xerox. Ethernet adalah implementasi metoda CSMA/CD (Carrier Sense Multiple Access with Collision Detection) yang dikembangkan tahun 1960 pada proyek wireless ALOHA di Hawaii University diatas kabel coaxial. Standarisasi sistem ethernet dilakukan sejak tahun 1978 oleh IEEE. (lihat Tabel 2.) Kecepatan transmisi data di ethernet sampai saat ini adalah 10 sampai 100 Mbps. Saat in yang umum ada dipasaran adalah ethernet berkecepatan 10 Mbps yang biasa disebut seri 10Base. Ada bermacam-macam jenis 10Base diantaranya adalah: 10Base5, 10Base2, 10BaseT, dan 10BaseF yang akan diterangkan lebih lanjut kemudian.
     Pada metoda CSMA/CD, sebuah host komputer yang akan mengirim data ke jaringan pertama-tama memastikan bahwa jaringan sedang tidak dipakai untuk transfer dari dan oleh host komputer lainnya. Jika pada tahap pengecekan ditemukan transmisi data lain dan terjadi tabrakan (collision), maka host komputer tersebut diharuskan mengulang permohonan (request) pengiriman pada selang waktu berikutnya yang dilakukan secara acak (random). Dengan demikian maka jaringan efektif bisa digunakan secara bergantian.
    Untuk menentukan pada posisi mana sebuah host komputer berada, maka tiap-tiap perangkat ethernet diberikan alamat (address) sepanjang 48 bit yang unik (hanya satu di dunia). Informasi alamat disimpan dalam chip yang biasanya nampak pada saat komputer di start dalam urutan angka berbasis 16, seperti pada Gambar 3.


Gambar 3.Contoh ethernet address.
48 bit angka agar mudah dimengerti dikelompokkan masing-masing 8 bit untuk menyetakan bilangan berbasis 16 seperti contoh di atas (00 40 05 61 20 e6), 3 angka didepan adalah kode perusahaan pembuat chip tersebut. Chip diatas dibuat oleh ANI Communications Inc. Contoh vendor terkenal bisa dilihat di Tabel 3, dan informasi lebih lengkap lainnya dapat diperoleh di http://standards.ieee.org/regauth/oui/index.html
Tabel 3. Daftar vendor terkenal chip ethernet
NOMOR KODE
NAMA VENDOR
00:00:0C
 Sisco System
00:00:1B
 Novell
00:00:AA
 Xerox
00:00:4C
 NEC
00:00:74
 Ricoh
08:08:08
 3COM
08:00:07
 Apple Computer
08:00:09
 Hewlett Packard
08:00:20
 Sun Microsystems
08:00:2B
 DEC
08:00:5A
 IBM
Dengan berdasarkan address ehternet, maka setiap protokol komunikasi (TCP/IP, IPX, AppleTalk, dll.) berusaha memanfaatkan untuk informasi masing-masing host komputer dijaringan.
  1. 10Base5
Sistem 10Base5 menggunakan kabel coaxial berdiameter 0,5 inch (10 mm) sebagai media penghubung berbentuk bus seperti pad Gambar 4. Biasanya kabelnya berwarna kuning dan pada kedua ujung kebelnya diberi konsentrator sehingga mempunyai resistansi sebesar 50 ohm. Jika menggunakan 10Base5, satu segmen jaringan bisa sepanjang maksimal 500 m, bahkan jika dipasang penghubung (repeater) sebuah jaringan bisa mencapai panjang maksimum 2,5 km.
Seperti pada Gambar 5, antara NIC (Network Interface Card) yang ada di komputer (DTE, Data Terminal Equipment) dengan media transmisi bus (kabel coaxial)-nya diperlukan sebuah transceiver (MAU, Medium Attachment Unit). Antar MAU dibuat jarak minimal 2,5 m, dan setiap segment hanya mampu menampung sebanyak 100 unit. Konektor yang dipakai adalah konektor 15 pin.


  1. 10Base2
Seperti pada jaringan 10Base5, 10Base2 mempunyai struktur jaringan berbentuk bus. (Gambar 6). Hanya saja kabel yang digunakan lebih kecil, berdiameter 5 mm dengan jenis twisted pair. Tidak diperlukan MAU kerena MAU telah ada didalam NIC-nya sehingga bisa menjadi lebih ekonomis.Karenanya jaringan ini dikenal juga dengan sebutan CheaperNet. Dibandingkan dengan jaringan 10Base5, panjang maksimal sebuah segmennya menjadi lebih pendek, sekitar 185 m, dan bisa disambbung sampai 5 segmen menjadi sekitar 925 m. Sebuah segmen hanya mampu menampung tidak lebih dari 30 unit komputer saja. Pada jaringan ini pun diperlukan konsentrator yang membuat ujung-ujung media transmisi busnya menjadi beresistansi 50 ohm. Untuk jenis konektor dipakai jenis BNC.


  1. 10BaseT
Berbeda dengan 2 jenis jaringan diatas, 10BaseT berstruktur bintang (star) seperti terlihat di Gambar 8.Tidak diperlukan MAU kerena sudah termasuk didalam NIC-nya.Sebagai pengganti konsentrator dan repeater diperlukan hub karena jaringan berbentuk star. Panjang sebuah segmen jaringan maksimal 100 m, dan setiap hub bisa dihubungkan untuk memperpanjang jaringan sampai 4 unit sehingga maksimal komputer tersambung bisa mencapai 1024 unit.


Menggunakan konektor modular jack RJ-45 dan kabel jenis UTP (Unshielded Twisted Pair) seperti kabel telepon di rumah-rumah.Saat ini kabel UTP yang banyak digunakan adalah jenis kategori 5 karena bisa mencapai kecepatan transmisi 100 Mbps. Masing-masing jenis kabel UTP dan kegunaanya bisa dilihat di Table 4.
Tabel 4.Jenis kabel UTP dan aplikasinya.
KATEGORI
APLIKASI
Category 1
 Dipakai untuk komunikasi suara (voice), dan digunakan untuk kabel telepon di rumah-rumah
Category 2
 Terdiri dari 4 pasang kabel twisted pair dan bisa digunakan untuk komunikasi data sampai
 kecepatan 4 Mbps
Category 3
 Bisa digunakan untuk transmisi data dengan kecepatan sampai 10 Mbps dan digunakan
 untuk Ethernet dan TokenRing
Category 4
 Sama dengan category 3 tetapi dengan kecepatan transmisi sampai 16 Mbps
Category 5
 Bisa digunakan pada kecepatan transmisi sampai 100 Mbps, biasanya digunakan untuk
 FastEthernet (100Base) atau network ATM
  1. 10BaseF
Bentuk jaringan 10BaseF sama dengan 10BaseT yakni berbentuk star. Karena menggunakan serat optik (fiber optic) untuk media transmisinya, maka panjang jarak antara NIC dan konsentratornya menjadi lebih panjang sampai 20 kali (2000 m).Demikian pula dengan panjang total jaringannya. Pada 10BaseF, untuk transmisi output (TX) dan input (RX) menggunakan kabel/media yang berbeda.


  1. Fast Ethernet (100BaseT series)
Selai jenis NIC yang telah diterangkan di atas, jenis ethernet chip lainnya adalah seri 100Base. Seri 100Base mempunyai beragam jenis berdasarkan metode akses datanya diantaranya adalah: 100Base-T4, 100Base-TX, dan 100Base-FX. Kecepatan transmisi seri 100Base bisa melebihi kecepatan chip pendahulunya (seri 10Base) antara 2-20 kali (20-200 Mbps). Ini dibuat untuk menyaingi jenis LAN berkecepatan tinggi lainnya seperti: FDDI, 100VG-AnyLAN dan lain sebagainya.

Sumber:
  1. Yuhefizar, Sejarah Komputer, IlmuKomputer.com
  2. Prihanto, Harry, Membangun Jaringan Komputer, IlmuKomputer.com

                                                     YANG PENGEN LEBIH LENGKAP
                                                               DWONLOAD NYA
                                                                       
                                                                          SINI
Share: